Lompat ke konten utama

Berapa lama belajar bahasa Jerman sampai B2, dan bagaimana menyusun rencananya

Perkiraan jam belajar per level CEFR, beda B1 dan B2 dalam praktik, pilihan sertifikat yang diakui, dan cara menyusun rencana belajar yang realistis.

Terakhir diperiksa
Perkiraan baca
7 menit
Lingkup
Jerman

Hampir semua rencana ke Jerman gagal atau tertunda di titik yang sama: bahasa. Bagian ini paling lama, dan paling sering diremehkan di awal.

Halaman ini untuk membuat perkiraan waktunya realistis dari hari pertama.

Perkiraan jam belajar

Kerangka acuan yang umum dipakai penyelenggara kursus, termasuk Goethe-Institut, memberi perkiraan kasar dalam satuan Unterrichtseinheit atau UE, satu unit sekitar 45 menit.

LevelPerkiraan UE kumulatifKemampuan kasarnya
A180 sampai 200Perkenalan, kebutuhan sehari-hari paling dasar
A2200 sampai 350Percakapan rutin sederhana
B1350 sampai 650Bertahan hidup, bicara soal topik familiar
B2600 sampai 900Diskusi topik kompleks, bekerja dan sekolah
C1800 sampai 1200Lancar, akademik dan profesional

Angka ini kasar dan variasinya besar. Abaikan angka persisnya; perhatikan bentuk kurvanya: setiap level berikutnya butuh lebih banyak jam dari level sebelumnya. Lompatan A1 ke A2 terasa cepat. Lompatan B1 ke B2 terasa lambat, dan di sinilah banyak orang berhenti.

Dalam waktu nyata, dari nol sampai B2:

  • Belajar intensif, empat jam per hari, lima hari seminggu, tanpa jeda panjang: sekitar satu tahun
  • Belajar sambil kerja atau kuliah, satu sampai dua jam per hari: satu setengah sampai dua setengah tahun

Ini alasan kenapa di semua panduan kami, langkah pertama selalu "mulai belajar bahasa sekarang". Uang dan koneksi bisa memangkas hampir semua langkah lain. Bahasa tidak bisa dipangkas.

Beda B1 dan B2 dalam praktik

Banyak dokumen resmi menyebut B1 sebagai batas minimum. Ini benar secara administratif dan menyesatkan secara praktis.

Dengan B1, Anda bisa berbelanja, mengurus keperluan dasar, dan mengikuti percakapan pelan tentang topik yang sudah Anda kenal. Anda kesulitan mengikuti kelas yang berjalan dengan kecepatan normal, kesulitan di rapat, dan kesulitan saat lawan bicara memakai dialek atau bicara cepat.

Dengan B2, Anda bisa mengikuti pelajaran, ikut berdiskusi, memahami instruksi kerja yang kompleks, dan menjelaskan sesuatu yang tidak Anda kuasai sepenuhnya.

Konsekuensinya konkret. Pelamar Ausbildung yang datang dengan B1 pas-pasan sering tertinggal di Berufsschule tahun pertama, dan sebagian tidak terkejar. Untuk kuliah, syarat masuk universitas berbahasa Jerman umumnya sudah di atas B2, lewat TestDaF atau DSH.

Jadi target minimum Anda sebenarnya B2, walaupun di dokumen tertulis B1.

Sertifikat yang diakui

Yang umum diterima institusi Jerman:

  • Goethe-Zertifikat, diterbitkan Goethe-Institut, paling luas dikenal
  • telc Deutsch, banyak dipakai, termasuk versi khusus profesi seperti telc Deutsch B2 Pflege untuk bidang perawatan
  • ÖSD, sertifikat Austria yang juga diterima luas
  • TestDaF, khusus untuk masuk universitas
  • DSH, ujian bahasa yang diselenggarakan universitas Jerman sendiri

Yang perlu diperiksa sebelum mendaftar ujian:

  1. Institusi tujuan Anda menerima yang mana. Sebagian menyebut penyedia tertentu secara eksplisit. Salah pilih berarti bayar dua kali.
  2. Apakah ada masa berlaku. Sebagian institusi hanya menerima sertifikat yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir.
  3. Apakah ujiannya bisa diambil per bagian. Sebagian penyedia mengizinkan mengulang satu modul saja, sebagian mengharuskan mengulang semuanya. Ini berpengaruh besar ke biaya kalau Anda tidak lulus di percobaan pertama.

Menyusun rencana yang realistis

Tentukan target dan tenggatnya dulu. "B2 sebelum September tahun depan" adalah target. "Belajar bahasa Jerman" bukan.

Hitung mundur dari tenggat itu. Kalau Anda butuh sekitar 700 UE untuk sampai B2 dan punya 18 bulan, itu sekitar 40 UE per bulan, atau sekitar 30 jam sebulan, sekitar satu jam per hari kerja. Kalau angkanya tidak masuk, geser tenggatnya atau naikkan intensitasnya. Jangan biarkan rencananya tidak masuk akal sejak awal.

Jaga konsistensi di atas intensitas. Satu jam setiap hari mengalahkan tujuh jam sekali seminggu. Yang membangun bahasa itu pengulangan berjarak. Sesi maraton sekali seminggu terasa produktif, tapi hasilnya sedikit.

Latih keempat kemampuannya. Membaca dan mendengar tumbuh lebih cepat karena bisa dilakukan sendiri. Menulis dan berbicara tertinggal karena butuh umpan balik. Ujian sertifikasi menguji keempatnya, dan modul yang paling sering gagal biasanya berbicara.

Cari umpan balik sejak dini. Kesalahan yang diulang tanpa dikoreksi akan mengeras dan jauh lebih sulit diperbaiki di level atas.

Masukkan waktu cadangan. Tidak lulus di percobaan pertama itu biasa. Rencana yang tidak punya ruang untuk mengulang ujian akan berantakan begitu itu terjadi.

Setelah B2

Sertifikat bukan garis akhir. Yang menentukan hidup Anda di Jerman adalah seberapa bisa Anda memakainya sehari-hari.

Dua hal yang paling sering menyisakan kejutan:

  • Dialek. Bahasa Jerman yang Anda pelajari adalah Hochdeutsch. Di Bayern, Baden-Württemberg, atau Sachsen, bahasa sehari-harinya terdengar berbeda. Ini normal dan membaik seiring paparan.
  • Kecepatan. Materi ujian diucapkan lebih pelan dan lebih jernih daripada percakapan nyata. Biasakan diri dengan konten asli (siaran berita, podcast, acara televisi Jerman) jauh sebelum berangkat.

Setelah bahasanya siap

Level bahasa yang cukup baru membuka pintunya. Yang menentukan berikutnya adalah kualitas berkas lamaran Anda, dan konvensinya berbeda cukup jauh dari kebiasaan melamar di Indonesia. Lanjutkan ke panduan Lebenslauf dan Motivationsschreiben.